Detail Postingan

Asah Logika dan Strategi Bisnis Siswa, iSTTS Gelar Kompetisi Games Komputer

 

Prestasi dalam hal bermain games merupakan hal yang belum lazim diterima orang tua. Namun tidak bagi 40 tim dari berbagai daerah di Indonesia yang kali ini mengikuti IT Vaganza di Institut Sains Terapan dan Teknologi Surabaya (iSTTS). Mereka berkompetisi dalam berbagai rally game untuk mengasah logika dan strategi bisnisnya, sehingga bisa mendapat poin dalam memainkan games utama.

Vincent (16), siswa kelas 2 Mipa SMA Katolik Santu Petrus Pontianak dan 2 temannya, Beatrice Sonia Ferlisan (16) dan Albert Reynara Novanto (16) juga nekat mengikuti lomba ini. Padahal ia belum pernah mengikuti lomba apapun selama sekolah. Hal ini tentunya menarik perhatian orang tuanya yang bertanya detail lomba yang diikutinya.

“Sempat lihat gamesnya di ekspo universitas di Pontianak. Awalnya iseng, tapi kemudian lolos waktu penyisihan online,” jelasnya ketika ditemui SURYA.co.id, Sabtu (14/10/2017).

Setelah mendapat izin orang tuanya setelah menjelaskan detail lomba. Berangkat dengan salah satu orang tua temannya, ia dan 2 temannya mengaku tidak menyiapkan berbagai hal. Apalagi mereka belum tahu teknis lomba.

“Kami tahu lombanya main games di komputer ya disini, saya pikir mengerjakan soal sejarah, logika, bahasa pemrogaman. Karena saya sudah sempat belajar sendiri bahasa pemrograman,” ungkap pria yang baru pertama kali ke Surabaya ini.

Hal serupa diungkapkan Insania Wahyu Nirwana (17), kelas XII SMAN 5.tanpa persiapan, ia mengaku menemani temannya yang memang seorang gamers. Ia bahkan mengaku hanya bisa beberapa permainan simulator.

“Pingin coba aja, sering ikut lomba akademik. Ini baru pertama ikut lomba main games,” pungkasnya.

Dosen Teknik Informatika iSTTS, Indra Lesmana mengungkapkan IT Vaganza ini diikuti 40 finalis yang sebelumnya sudah mengikuti babak penyisihan secra online. Mengangkat konsep Planet Uknown’s Battleground, tim harus mengambangkan planet yang ia pilih untuk bisa unggul dindingkan planet lain.

“Untuk mengembangkan planetnya, mereka harus mengumpulkan poin atau sumber daya resourcesnya. Ini bisa di dapat dengan mengikuti rally lomba,” jelasnya.

Rally lomba ini diletakkan tersebar di area kampus. Permainannya juga cukup beragam, mulai dari permainan di gadget atau komputer hingga permainan logika yang menggunakan material konvensional.

“Harapannya bisa memupuk siswa ikut lomba selain lomba akademik, jadi mereka punya pengalaman dalam strategi berbisnis dengan memanfaatkan games,”pungkasnya.

 

sumber : http://surabaya.tribunnews.com/2017/10/14/asah-logika-dan-strategi-bisnis-siswa-istts-gelar-kompetisi-games-komputer