web_admin@stts.edu

Jalan Ngagel Jaya Tengah 73 - 77, Surabaya, Indonesia

+62 31 504 1509, +62 31 503 1881

+62 31 502 7920

Detail Postingan

Bahan Pembuat Smartphone Ditemukan Dalam Ekstrak Tumbuhan

lmuwan di Jerman menemukan inovasi baru dalam metode pembuatan elemen berharga untuk smartphone, germanium, dari tumbuhan.Germanium merupakan elemen yang cukup langka ditemukan di kerak bumi. Biasanya, elemen semi-conductor ini dimanfaatkan sebagai transistor pertama karena sifatnya yang mampu mengangkut muatan listrik dengan sangat cepat.

Saat ini, campuran logam silicon-germanium sangat diperlukan bagi kehidupan modern, karena elemen ini sangat krusial bagi pembuatan komputer, smartphone, dan fiber-optic cables.

Germania (GeO2) sendiri memiliki kualitas yang bagus untuk bekerja dengan cahaya dan laser. Aplikasi dalam smartphone seperti kamera, memanfaatkan sifat-sifat tersebut.

Baru-baru ini, para ilmuwan dari Freiburg University of Mining and Technology berpikir bahwa mereka telah menemukan cara revolusioner untuk mendapatkan germanium dari tanah dalam negeri mereka sendiri, tentu saja dengan bantuan dari alam.

Profesor biologi bernama Hermann Heilmeier merupakan salah satu ilmuwan yang menggunakan tanaman yang biasa tumbuh di tanah untuk membuat ekstrak germanium. “Apa yang bisa diolah dari tumbuhan seperti bunga matahari, jagung, buluh rumput kenari bisa digunakan untuk phytomining.” (Phytomining: proses ekstraksi logam berat dari tanah-tanah bekas tambang dengan menggunakan tanaman

“Di Jerman, kami menyebutnya ‘menambang dengan tumbuhan’. Kami ingin membawa elemen-elemen yang telah ada dalam tanah tersebut dari akar hingga pucuk tanaman, memanen mereka dan kemudian membuat ekstrak tanaman tersebut setelah digunakan untuk keperluan energi, sebut saja, difermentasikan,” lanjutnya.

Meskipun proses tersebut baru mencapai tahap awal, namun Heilmeier mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi tumbuh-tumbuhan apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk diambil ekstraknya. Proses selanjutnya akan dilakukan di sebuah universitas di Freiburg karena daerah tersebut sangat cocok untuk melakukan proses ekstraksi germanium berdasarkan komposisi tanah disana.

Sampai saat ini, jumlah germanium yang berhasil dikumpulkan baru beberapa miligram per liter. Para ilmuwan setidaknya membutuhkan satu gram per liter untuk memungkinkan berjalannya proses konsentrasi ekstrak germanium tersebut.

Industri-industri di Jerman masih menunggu hasil penelitian ini, karena memang proses ekstraksi germanium dari tanaman akan sangat menguntungkan secara ekonomi.