KSP : Fuzzy Decision in Fuzzy Environment
Berita
04 July 2020

KSP : Fuzzy Decision in Fuzzy Environment

Pada hari Rabu, 1 Juli 2020, ISTTS kembali mengadakan KSP online yang terbuka
untuk internal dan eksternal. KSP kali ini mengangkat topik “Fuzzy Decision in Fuzzy
Environment” dan dibawakan oleh seorang dosen ISTTS yang berpengalaman yakni Bapak
Judi Prajetno Sugiono, Ir., M.M.
Bapak Sugiono mengawali KSP dengan menjelaskan perbandingan logika fuzzy
dengan logika klasik. Logika klasik menggunakan basis angka, mengutamakan ketelitian
(precision), memotong tingkat keberadaan unsur random agar batas masalah jelas,
membutuhkan waktu desain yang lama serta biaya desain yang mahal. Sedangkan logika
fuzzy menggunakan basis kata – kata (linguistics) sehingga lebih signifikan dan mengandung
ketidaktelitian (imprecision). Waktu desain logika ini lebih cepat dan biaya desain yang
dibutuhkan juga murah. Selain itu, logika fuzzy juga mempertimbangkan unsur random
sehingga batas masalah tidak terpotong secara tegas.

“Logika fuzzy angkanya tidak jelas namun ungkapan linguistic yang dihasilkan logika
fuzzy bersifat lebih signifikan daripada logika klasik yang memberikan ungkapan dalam
bentuk angka yang presisi,” ringkas Bapak Sugiono mengenai perbedaan logika fuzzy dengan
logika klasik.
“Banyak hal yang bisa kita dapat dari keilmuan Fuzzy Logic,“ ujar Bapak Sugiono.
Beliau juga menjelaskan tentang sifat logika fuzzy antara lain : secara konseptual mudah
dipahami, fleksibel, toleran terhadap data yang tidak presisi, dapat memodelkan fungsi
nonlinear dari kompleksitas yang berubah – ubah, dapat dibangun di atas pengalaman para

ahli, dapat dicampur dengan teknik kontrol konvensional serta didasarkan pada bahasa alami.
“Secara konseptual, [logika fuzzy] mudah dipahami. Seperti suhu teh di gelas : dingin, panas
dan hangat. Fuzzy itu juga fleksibel dalam arti dapat dikerjakan dalam banyak cara dan lebih
mudah untuk dipahami,” tambahnya.
Bapak Sugiono menjelaskan dengan logika fuzzy, unsur random masih bisa diterima,
berbeda dengan logika klasik yang membuang unsur random. “Ada unsur – unsur
ketidaktegasan yang tidak dibuang dan terkadang hal tersebut menolong orang untuk
menyelesaikan masalah,” jelas Bapak Sugiono mengenai alasan kenapa menggunakan logika
fuzzy.
Fuzzy Inference System terdiri dari beberapa proses antara lain : Fuzzifikasi (proses
mengubah crisp input / angka menjadi bentuk fuzzy input / kata – kata), Fuzzy Rule
(berbentuk pernyataan IF … THEN … yang dipakai untuk menyatakan relasi antara fuzzy
input), Inference Mechanism (evaluasi dari fuzzy rule yang digunakan untuk menyimpulkan
output / to infer an output) serta Defuzzifikasi (proses untuk mengubah kesimpulan yang
dicapai oleh mekanisme inference menjadi input dari proses berikutnya).
Rentang penggunaan logika fuzzy banyak sekali seperti : Fuzzy Logic Controller,
Fuzzy Expert System, Fuzzy Data Clustering, Fuzzy Decision Making, Neuro Fuzzy Inference
System dan Fuzzy Image Processing. “Karena sifat fuzzy yang operasinya terisolasi dari input
atau output yang sebenarnya maka fuzzy logic ‘seolah – olah dapat ditempelkan’ pada
algorithma yang sudah ada,” ujar Bapak Sugiono.
Setelah melalui berbagai proses maka logika fuzzy dapat digunakan untuk membantu
proses pengambilan keputusan. Fuzzy decision making adalah kumpulan teknik yang
bertujuan memilih alternatif terbaik dalam situasi ketersediaan data yang tidak akurat, tidak
lengkap dan tidak jelas. Salah satu contoh ialah membantu pengambilan keputusan investasi.

Freshman Summit 2020 Dilakukan Secara Daring?

Freshman Summit 2020 Dilakukan Secara Daring?

Seperti yang kita ketahui, kita masih berada di masa pandemi COVID-19. Kita harus mengikuti protokol kesehatan, selalu jaga jarak, dan jika tidak berkeperluan tetap berdiam diri di rumah. Namun, bagaimana tentang acara pengenalan kampus untuk para mahasiswa baru? Karena situasi yang tidak mendukung, akhirnya Pekan Kampus, atau yang sekarang berganti nama menjadi “Freshman Summit”, dilakukan secara daring. Mulai dari absensi, cek kelengkapan tugas, hingga seminar dari biro-biro administrasi yang ada di ISTTS. Meskipun dilakukan secara daring, beberapa panitia harus bertugas di kampus dikarenakan harus mengatur langsung untuk audio, lighting, dan mengoordinasi untuk para pembicara seminar tersebut.

Baca Selengkapnya
Revolusi Peralatan & Hobby New Normal Saat #DiRumahAja

Revolusi Peralatan & Hobby New Normal Saat #DiRumahAja

Webinar Teknik Elektro Seri 2

Teknik elektro ISTTS kembali mengadakan webinar online seri 2 pada hari Sabtu, 1 Agustus 2020 tepatnya pkl. 10.00 – 12.00 dengan tema ‘Revolusi Peralatan dan Hobby New Normal Saat #DiRumahAja’. Webinar kali ini dibawakan oleh 2 narasumber, yaitu Bapak Agus Gunawan, MSc, MMin. Beliau merupakan dosen teknik elektro ISTTS sekaligus pemerhati audio digital. Sementara narasumber ke-2 adalah Andri Suhartono, ST yang berprofesi sebagai smart device developer, tenaga pengajar, R&D, dan pedagang.

Baca Selengkapnya
MENGELOLA KELAS VIRTUAL YANG MENYENANGKAN DAN ADMINISTRASI MENGAJAR SAAT #BELAJARDARIRUMAH

MENGELOLA KELAS VIRTUAL YANG MENYENANGKAN DAN ADMINISTRASI MENGAJAR SAAT #BELAJARDARIRUMAH

Sabtu, 25 Juli 2020 pukul 09.30, ISTTS kembali mengadakan Webinar Series “Teknik Elektro ISTTS Berbagi” dengan topik “Mengelola Kelas Virtual yang Menyenangkan  dan Administrasi Mengajar Saat #BelajarDariRumah”. Webinar Seri 1 ini diikuti oleh peserta internal maupun eksternal melalui platform zoom. Webinar ini dibawakan oleh moderator Bapak Jonie Hermanto, S.Kom. dan 2 narasumber sekaligus yaitu Ibu Dr. Ir. Fransisca H. Chandra, M.T. dan  Ibu Amiroh Adnan, S.Kom, M.Kom. Para narasumber membuka webinar dengan perkenalan diri kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan tentang pengelolaan kelas virtual yang menyenangkan di masa pandemi dengan menggunakan Microsoft Teams dan Class Notes.

Baca Selengkapnya
TEACH A COMPUTER TO PLAY A GAME

TEACH A COMPUTER TO PLAY A GAME

ISTTS kembali mengadakan seminar KSP Season 6 yang berjudul “Teach A Computer to Play A Game”. KSP episode ke 9 kali ini dibawakan oleh Bapak Reddy Alexandro Harianto., S.Kom., M.Kom. Beliau merupakan salah satu dosen S1 Teknik Informatika ISTTS. Seminar yang diadakan pada Kamis, 23 Juli 2020 dibuka untuk peserta internal maupun eksternal melalui platform zoom dan live streaming youtube. Pak Reddy membuka KSP dengan perkenalan diri kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan materi tentang Machine Learning.

Sebelum membahas lebih dalam tentang AI dan Machine Learning, pernahkah anda berpikir mengapa komputer bisa lebih cerdas dibandingkan manusia?  Mengapa robot bisa bekerja seperti layaknya manusia? Jadi apa sebenarnya AI dan Machine Learning itu? Di era digital seperti sekarang ini, Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan sudah menjadi sesuatu yang sangat berpengaruh pada pekerjaan manusia. Demikian juga dengan Machine Learning, hal ini dikarenakan Machine Learning adalah bagian dari AI yang memungkinkan komputer untuk mempelajari sejumlah data sehingga dapat menghasilkan sesuatu model untuk melakukan proses input output tanpa menggunakan kode program yang dibuat secara eksplisit. Proses ini menggunakan algoritma khusus yang disebut machine learning algorithms. Cara kerja Machine Learning adalah kita memberikan suatu contoh variasi dan nanti mesin yang akan menemukan caranya sendiri untuk melakukan sesuatu. Sehingga yang harus kita lakukan hanyalah memberi contoh , nanti komputer yang akan menganalisa sendiri.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknologi AI bisa dikatakan cerdas bahkan mungkin bisa melebihi kecerdasan pada umumnya. Namun kita harus ingat 1 hal bahwa manusia lah yang menciptakan teknologi ini. Memang dengan adanya teknologi ini kehidupan manusia menjadi lebih mudah dan praktis, tapi bukan berarti kita terlalu bergantungan pada teknologi ini. Kita lah yang harusnya mengatur mereka dan bukan mereka yang mengatur kita.

Pak Reddy juga membagikan demo untuk membuat game Pacman dengan Machine Learning. Tak lupa beliau juga memberikan tips untuk mengenali algoritma yang cocok dengan program yang kita buat terlebih dahulu sebelum menggunakan nya. Selain itu, dengan membaca jurnal orang juga membantu kita dalam memilih algoritma yang tepat.

Seminar kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta KSP dan narasumber. Kemudian diakhiri dengan foto bersama dan mengisi kuisioner beserta absensi untuk peserta yang telah mengikuti KSP.

Baca Selengkapnya
HOW TO MAKE “YOUR OWN GAME” IN 2 HOURS

HOW TO MAKE “YOUR OWN GAME” IN 2 HOURS

Senin, 20 Juli 2020 pada pukul 13.30, ISTTS mengadakan seminar KSP yang berjudul “How to Make “Your Own Game” in 2 Hours” yang dibawakan oleh Bapak Hendrawan Armanto S.Kom., M.Kom. Beliau merupakan salah seorang dosen S1 Teknik Informatika ISTTS. Seminar kali ini dibuka untuk peserta internal maupun eksternal melalui platform zoom dan live streaming youtube. Pak Hendrawan membuka KSP dengan perkenalan diri dan juga menjelaskan pengalaman yang dimiliki selama menjadi Game Developer kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan materi tentang cara membuat game dengan Unreal Engine.

Baca Selengkapnya
KSP Season 6 Episode 7: NON-PHOTOGRAPHY SKILLS FOR PHOTOGRAPHY

KSP Season 6 Episode 7: NON-PHOTOGRAPHY SKILLS FOR PHOTOGRAPHY

ISTTS kini kembali mengadakan KSP season 6 dengan topik “Non-Photography skills for Photography”. KSP episode ke 7 kali ini dibawakan oleh salah satu dosen jurusan Desain Komunkasi Visual (DKV) ISTTS, bapak Yulius Widi Nugroho, S.Sn., M.Si. atau yang akrab dengan dikenal pak Yulius. Seminar yang diadakan pada kamis, 16 Juli 2020 ini diikuti oleh peserta internal ISTTS dan peserta eksternal melalui platform zoom dan live streaming youtube. Pak Yulius menjelaskan materi non skill photography yang perlu dimiliki oleh seorang fotografer guna mengembangkan bisnis fotografi.

 

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Berita
Icon