KUNJUNGAN SIB KE MUSEUM TUGU PAHLAWAN & HOUSE OF SAMPOERNA
Berita
18 March 2020

KUNJUNGAN SIB KE MUSEUM TUGU PAHLAWAN & HOUSE OF SAMPOERNA

Pada hari Sabtu, 14 Maret 2020, 47 mahasiswa jurusan Sistem Informasi Bisnis yang didampingi Bapak Eric Sugiharto, S.SI., M.Kom. dan Ibu Audrey Ayu Dianaris, S.SI. pergi mengunjungi Museum Tugu Pahlawan dan House of Sampoerna.

Di Museum Tugu Pahlawan, peserta diajak untuk mengenal perjuangan para pahlawan melalui dinding info, patung momen bersejarah, rekaman suara pidato Bung Tomo, diorama statis, dan elektronik perjuangan arek – arek suroboyo serta perlengkapan perjuangan seperti seragam tentara, replika senjata rampasan serta senjata khas perjuangan Indonesia yakni bambu runcing.

   

Senjata yang telah sering diasosiasikan dengan perjuangan bangsa Indonesia ini ternyata tidak semata-mata bambu yang ujungnya ditajamkan. “Bambu runcing ini diolesi racun yang bisa didapatkan baik dari tanaman maupun hewan,” jelas Ibu Diah selaku pemandu tur dari Museum Tugu Pahlawan.

Selain diajak berkeliling museum, peserta juga diajak untuk menonton film pendek / diorama elektronik mengenai peristiwa 10 November 1945. Peristiwa berdarah di kota Surabaya ini merupakan salah satu peristiwa yang penting dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Semangat dan perjuangan arek – arek Suroboyo yang gigih mempertahankan kota dari serangan tantara sekutu selama 21 hari ini berhasil mendapatkan perhatian dari dunia Internasional. Hal inilah yang akhirnya membantu mendorong tentara sekutu untuk mengakui kedaulatan negara Republik Indonesia. Film diakhiri dengan quotes yang cukup terkenal dan dapat menggambarkan hasil perjuangan arek – arek suroboyo, “we lost the battle, but we won the war.”

Di House of Sampoerna, peserta dibawa untuk mengenal perjuangan Bapak Liem Seeng Tee yang merupakan founder dari PT HM Sampoerna Tbk. Perjalanan Bapak Liem Seeng Tee tidaklah mudah. Sejak berumur 11 tahun, beliau telah berjualan arang menggunakan sepeda, selain itu beliau juga berjualan snack di kereta tujuan Jakarta – Surabaya dan sempat bekerja di pabrik rokok selama 6 bulan. “Pengalaman yang didapatkan dalam 6 bulan inilah yang mendorong Bapak Liem Seeng Tee untuk memulai usaha rokok di warung kecilnya,” ujar Bapak Ryan selaku pemandu tur dari House of Sampoerna.

    

Bapak Liem Seeng Tee memiliki ambisi untuk menjadi raja rokok, dilambangkan dengan huruf   (Wáng / raja)  di sekitar dinding museum dan rumah lama Bapak Liem Seeng Tee (The Residence). Selain itu, terdapat juga slogan dari bahasa Sansekerta “Anggada Paramita” yang berarti menuju kesempurnaan. Namun ambisi beliau tidak membuat beliau melupakan 3 kunci utama yang dilambangkan dengan simbol 3 tangan. “3 tangan ini melambangkan : produsen, distributor dan konsumen,” jelas Bapak Ryan.

Peserta juga disuguhkan dengan video singkat pembuatan rokok kretek dimana setiap pekerja dapat membuat rata-rata 325 batang rokok / jam dan memiliki shift kerja selama 7 jam. Bapak Ryan menjelaskan bahwa para pekerja dapat bekerja dengan cepat karena dimotivasi oleh pendapatan yang akan semakin meningkat seiring jumlah rokok yang diproduksi. Selain itu, PT HM Sampoerna Tbk juga akan memberikan penghargaan dan hadiah berupa emas 24 karat pada para karyawannya yang telah bekerja lebih dari 30 tahun di Sampoerna.

   

Selain diajak mengenal mengenai PT HM Sampoerna Tbk, di The Residence terdapat juga pameran temporer bertemakan Indonesia Bermusik yang merupakan hasil kerjasama dengan museum musik di Malang.

Multimedia Codec and Why the World Needs It

Multimedia Codec and Why the World Needs It

ISTTS kembali mengadakan webinar secara online pada hari Jumat, 28 November 2020. Webinar ini merupakan salah satu episode dalam Knowledge Sharing Program yang memasuki season ke-7 yang berjudul “Multimedia Codec and Why the World Needs It”. KSP episode terakhir kali ini dibawakan oleh David Alexandre, MBA. Beliau merupakan alumnus dari ISTTS Angkatan 2007. Seminar yang diadakan pada Sabtu, 28 November 2020 dibuka untuk peserta internal maupun eksternal melalui platform Zoom dan live streaming Youtube.

Baca Selengkapnya
DATA SCIENCE FOR DUMMIES

DATA SCIENCE FOR DUMMIES

Episode terakhir KSP Season ini mengundang Dr. Joan Santoso, S.Kom, M.Kom., dengan tema “Data Science for Dummies”. Beliau merupakan salah satu dosen S1 Teknik Informatika ISTTS. Webinar yang diadakan pada Rabu, 25 November 2020 dibuka untuk peserta internal maupun eksternal melalui platform Zoom dan live streaming Youtube. Episode KSP kali ini cocok untuk peserta yang ingin menambah pengetahuan dasar tentang konsep Ilmu Data.

Baca Selengkapnya
INVESTASI DENGAN MODAL BERAPAPUN CRYPTO ASSETS BLOCK CHAIN TECH

INVESTASI DENGAN MODAL BERAPAPUN CRYPTO ASSETS BLOCK CHAIN TECH

Sabtu, 21 November 2020, Hima SIB ISTTS mengadakan workshop investasi yang bertemakan “Investasi dengan modal berapapun“. Workshop kali ini dibawakan oleh Christine Natalia Ginting yang merupakan Community Engagement Excecutive of Tokocrypto. Workshop dibuka untuk umum melalui platform Zoom. Pembicara membuka workshop dengan perkenalan diri dan menjelaskan tentang Tokocrypto atau Tokocrypto Digital Exchange.

Baca Selengkapnya
SUSTAINABLE LIFESTYLE

SUSTAINABLE LIFESTYLE

            ISTTS kembali mengadakan webinar secara online pada hari Kamis, 19 November 2020. Webinar ini merupakan salah satu episode dalam Knowledge Sharing Program yang sudah memasuki season ke-7. Seperti biasanya, panitia penyelenggara KSP membuka webinar dengan ucapan terima kasih atas partisipasi peserta untuk mengikuti webinar kali ini. Selain itu, panitia juga mengingatkan peserta untuk absensi sebagai syarat kehadiran.

Baca Selengkapnya
INTRODUCTION TO BASIC ELECTRIC INSTALLATION AND ITS SAFETY

INTRODUCTION TO BASIC ELECTRIC INSTALLATION AND ITS SAFETY

ISTTS kembali mengadakan Knowledge Sharing Program (KSP) season 7 episode 4 yang bertajuk “Introduction To Basic Electric Installation and its Safety” ini dibawakan oleh Bapak Setya Ardhi, S.T., M.Kom. Webinar ini berlangsung pada Rabu, 18 November 2020 dari pukul 13.00 sampai 15.00. KSP yang diadakan melalui platform Zoom ini diikuti oleh peserta eksternal dan internal ISTTS baik mahasiswa/i maupun dosen.

Baca Selengkapnya
How to Start a Youtube Channel?

How to Start a Youtube Channel?

            Pada KSP Season 7 yang ketiga kali ini dibawakan oleh salah satu dosen ISTTS yang memiliki Youtube channel yang sudah berkembang dan sudah di monetisasi, yaitu Bapak Jonie Hermanto, S.Kom. Pak Jonie sendiri baru menggeluti bidang Youtube sejak bulan Maret lalu, ketika Indonesia awal-awal menghadapi pandemi COVID-19 ini. Namun, usaha membuahkan hasil. Channel Youtube Pak Jonie sudah besar dan mendapatkan dollar yang bisa terbilang sangat banyak. Pada awal seminar diawali dengan memberikan informasi tentang Channel Youtube yang sudah di monetisasi dengan yang belum. Lalu dilanjutkan dengan inti dari seminar tersebut yaitu “Bagaimana mengubah dari hobi menjadi dollar”.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Berita
Icon