Emas Antam vs Emas Dunia, Siapa Lebih Cuan di Semester I?
Blog
03 July 2020

Emas Antam vs Emas Dunia, Siapa Lebih Cuan di Semester I?

Jakarta, CNBC Indonesia - Emas menjadi salah satu aset yang kinerjanya paling kinclong di tahun ini, di tengah pandemi penyakit virus corona (Covid-19) yang membuat perekonomian global nyungsep menuju jurang resesi.

Wajar saja, emas merupakan aset aman (safe haven) yang menjadi target investasi saat kondisi ekonomi sedang tidak pasti.

Meski demikian, perjalan emas tidak mulus di semester I-2020, emas dunia sempat mengalami aksi jual masif di bulan Maret hingga menjadi negatif secara year-to-date (YTD). Tetapi setelahnya, logam mulia ini kembali menanjak. Pada 30 Juni lalu, emas dunia berada di level US$ 1.780,66/troy ons, membukukan penguatan 17,38% sepanjang semester I.

Penguatan tersebut terbilang moncer, tetapi ternyata masih kalah cemerlang dibandingkan emas Antam. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. ini melesat 20,63% atau Rp 147.120/gram.

Di akhir semester I-2020, harga emas Antam batangan 100 gram yang biasa menjadi acuan dibanderol Rp 86.012.000/batang atau Rp 860.120/gram.
Baca: Ekonomi AS Menuju Kebangkitan, Bagaimana Nasib Emas?

Laju kenaikan harga emas diramal masih belum akan terhenti. Memasuki semester II-2020, harga emas dunia memang belum melaju kencang lagi, dan tertahan di bawah US$ 1.800/troy ons.

Tetapi, harga emas dunia pada akhirnya diramal akan melewati level tersebut.

Ole Hansen dari Saxo Bank dalam riset yang dikutip CNBC International mengatakan emas belakangan ini masih bergerak di kisaran US$ 1.700/troy ons, setelah mengalami pergerakan liar di bulan April.

Emas belum lagi mampu melesat naik seperti di bulan April, tetapi Hansen mengatakan investor yang sabar akan menuai hasil yang besar di kuartal III-2020.

Sementara itu bank investasi ternama Goldman Sachs yang baru-baru ini menaikkan target harga emas. Dalam 3 bulan ke depan Goldman memprediksi harga emas akan mencapai US$ 1.800/troy ons, kemudian dalam 6 dan 12 bulan ke depan akan mencapai US$ 1.900 dan US$ 2.000/troy ons.

Ketika harga emas dunia kembali menguat, maka harga emas Antam akan cenderung mengikuti.

Tenang, Sinyal Emas Bakal Meroket Sudah Keliatan, Siap-siap!

Tenang, Sinyal Emas Bakal Meroket Sudah Keliatan, Siap-siap!

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas perlahan mulai menanjak lagi sejak Rabu lalu setelah ambrol lebih dari 5% pada Selasa (11/8/2020). Pada perdagangan Kamis kemarin (13/8/2020), pukul 16:43 WIB, harga emas diperdagangkan di kisaran US$ 1.930,64/troy ons, menguat 0,6% di pasar spot, melansir data Refinitiv.

Baca Selengkapnya
Sputnik V, Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia dari Rusia

Sputnik V, Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia dari Rusia

Moskow: Sputnik V merupakan nama vaksin virus korona (covid-19) yang telah disetujui Presiden Vladimir Putin. Nama tersebut nantinya akan digunakan untuk pasar luar negeri.

Nama vaksin itu diambil dari satelit pertama Rusia yang meluncur ke luar angkasa.

Baca Selengkapnya
BMKG Ungkap Penyebab Awan Arcus Bak Tsunami di Aceh

BMKG Ungkap Penyebab Awan Arcus Bak Tsunami di Aceh

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena awan hitam yang berbentuk seperti gelombang tsunami di kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya merupakan fenomena awan Arcus.

Baca Selengkapnya
Kenapa Jokowi Minta Pemda Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19?

Kenapa Jokowi Minta Pemda Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19?

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kepada setiap kepala daerah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk mengeluarkan aturan terkait penerapan protokol kesehatan.

Baca Selengkapnya
Yang Telah Diketahui dari Ledakan Besar di Lebanon

Yang Telah Diketahui dari Ledakan Besar di Lebanon

Ledakan besar mengguncang ibu kota Lebanon Beirut pada Selasa (4/8). Usai ledakan, kebakaran melanda lokasi kejadian yang begitu dekat dari pelabuhan di Beirut.

Insiden nahas tersebut, sejauh ini telah menyebabkan 78 orang tewas dan melukai lebih dari 4.000 lainnya.

Baca Selengkapnya
BPPT: Telemedicine untuk Tekan Covid-19 di RI Belum Sempurna

BPPT: Telemedicine untuk Tekan Covid-19 di RI Belum Sempurna

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengatakan pihaknya tengah memperbaiki infrastruktur alat pelayanan medis jarak jauh atau Telemedicine agar bisa diimplementasikan di seluruh rumah sakit maupun puskesmas di Indonesia demi menyembuhkan pasien virus corona Covid-19.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Blog
Icon