Kasus Norovirus di China Merebak di Kalangan Mahasiswa
Blog
15 October 2020

Kasus Norovirus di China Merebak di Kalangan Mahasiswa

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus norovirus kembali ditemukan di China setelah asrama laki-laki di sebuah universitas di Provinsi Shanxi, China harus ditutup.

Dilansir dari Global Times China belum lama ini, wabah norovirus yang bisa mematikan ini telah menggemparkan layanan kesehatan di sekolah lantaran sejumlah mahasiswanya menjadi korban.

"Saat ini, rumah sakit sekolah dipenuhi oleh siswa yang terinfeksi dan lantai di asrama siswa laki-laki telah ditutup. Yang lain menghadiri kelas seperti biasa," kata sejumlah mahasiswa mengungkapkan kepada koran lokal Red Star News

Shanxi University Fakultas Keuangan dan Ekonomi di Taiyuan melaporkan mahasiswanya mengalami gejala muntah, diare, dan demam. Otoritas pengawasan penyakit lokal telah mengkonfirmasi bahwa mahasiswa terjangkit norovirus. 

Kendati pihak universitas sudah mengkonfirmasi, belum ada laporan terkait jumlahnya mahasiswa yang tengah dirawat. Saat ini kondisi sejumlah mahasiswa sudah mulai membaik.

Lin Minggui, Direktur Departemen Penyakit Menular mengatakan penyebaran virus terutama terjadi di sekolah seiring dengan lemahnya sistem kesehatan masyarakat China.

"Musim ini insiden penyakit usus relatif tinggi tidak biasanya," katanya kepada Health Times.

Norovirus disebabkan oleh kuman. Norovirus berasal dari famili yang berbeda dari virus corona yang telah menyebabkan pandemi Covid-19 lantaran tidak berkaitan dengan flu yang disebabkan virus influenza.

Norovirus dapat menyebar ke manusia melalui kontak dengan kotoran orang yang terinfeksi.

Sejumlah orang menyebut norovirus sebagai  keracunan makanan, flu perut, atau sakit perut. Norovirus adalah penyebab utama penyakit bawaan makanan. Namun, kuman dan bahan kimia lain juga bisa menyebabkan penyakit bawaan makanan.

Berdasarkan Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) China, sepanjang Oktober 2016–September 2018, terdapat total kasus norovirus sebanyak 556. 

Kebanyakan wabah berasal dari antar individu (95,1 persen) dan terjadi di sekolah anak (78,2 persen). Di China  kebanyakan wabah norovirus berasal dari pusat penitipan anak atau sekolah.  

Pengalaman Menonton Bioskop Saat Pandemi: Rindu Terbayar

Pengalaman Menonton Bioskop Saat Pandemi: Rindu Terbayar

Sejumlah bioskop CGV Cinemas di Jakarta sudah mulai beroperasi kembali mulai hari ini (21/10). Salah satunya CGV Grand Indonesia yang sudah dibuka dengan protokol kesehatan sesuai panduan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan Pemprov DKI Jakarta.

 

Baca Selengkapnya
Twitter Belum Mampu Tandai Cuitan Hoaks Orang Indonesia

Twitter Belum Mampu Tandai Cuitan Hoaks Orang Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia -- Twitter mengungkap belum mampu menandai cuitan orang Indonesia yang melanggar aturan platform seperti yang dilakukan berulang kali sejumlah orang ke Presiden AS, Donald Trump.

Baca Selengkapnya
RI Punya Bank Syariah Raksasa, Bakal Berbisnis Hingga ke Arab

RI Punya Bank Syariah Raksasa, Bakal Berbisnis Hingga ke Arab

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Project Management Office (PMO) sekaligus Wakil Direktur Utama PT Bank Bank Mandiri Tbk (BMRI) Hery Gunardi menyebut bisnis wholesale banking di keuangan syariah dinilai masih cukup lambat bertumbuh di bank-bank syariah pelat merah.

Baca Selengkapnya
Microsoft Izinkan Karyawan WFH Permanen

Microsoft Izinkan Karyawan WFH Permanen

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan teknologi raksasa Microsoft pada Jumat (9/10) merilis panduan bekerja baru yang di dalamnya menjelaskan sebagian karyawannya diizinkan bekerja di rumah (work from home/WFH) secara permanen. Itu artinya karyawan tak perlu mengunjungi kantor walaupun pandemi Covid-19 telah berakhir.

Baca Selengkapnya
iPhone 12 Dikabarkan Rilis 13 Oktober, Ini Spek & Harganya

iPhone 12 Dikabarkan Rilis 13 Oktober, Ini Spek & Harganya

Jakarta, CNBC Indonesia - Apple mengkonfirmasi akan mengadakan event pada 13 Oktober 2020. Kabar yang beredar pada event itu Tim Cook cs akan memperkenalkan iPhone 12 dan produk baru lainnya.

Baca Selengkapnya
Pendemo yang akan ke Gedung DPR Terindikasi Positif Covid-19

Pendemo yang akan ke Gedung DPR Terindikasi Positif Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua pendemo yang akan berunjuk rasa di Gedung DPR RI terindikasi positif Covid-19 dari hasil tes usap antigen di Pos Polisi Cengkareng Jakarta Barat, Rabu (10/7). Temuan tersebut berdasarkan hasil tes usap pada 89 pemuda yang terjaring dari kawasan Slipi, Cengkareng, dan Kalideres, Jakarta Barat.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Blog
Icon