Kemarin IHSG & Rupiah Ambruk Gegara PSBB DKI, Hari Ini?
Blog
11 September 2020

Kemarin IHSG & Rupiah Ambruk Gegara PSBB DKI, Hari Ini?

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Anggaran (Banggar) DPR rupanya ikut geram dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Senin (14/9/2020).

Ketua Banggar Said Abdullah menyesalkan pernyataan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk dinilai cukup dramatis yang telah membuat IHSG anjlok.

"Kejadian kemarin sangat disesalkan atas pernyataan boombastis, dramatis oleh Gubernu DKI Jakarta Anies Baswedan, sehingga menimbulkan hal yang tidak perlu dan membakar ludes Rp 300 triliun saham-saham kita berguguran. Kalau korporasi hancur maka ritel akan hancur, ini tantangan berat bagi OJK [Otoritas Jasa Keuangan] dan BI [Bank Indonesia]," jelas Said dalam membuka rapat Banggar dengan Pemerintah, Jumat (11/9/2020).

 

Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (10/9/20) terkapar di zona merah setelah ambles 5,01% ke level 4.891,46 setelah sebelumnya perdagangan sempat dihentikan oleh bursa karena anjlok lebih dari 5%. 

Nilai kapitalisasi tercatat tergerus hingga Rp 297,26 triliun dari nilai kapitalisasi Rp 5.978,17 triliun pada Rabu (9/9/2020), menjadi Rp 5.680,91. 

 

 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan menarik rem darurat untuk mencegah penularan virus Corona (COVID-19) semakin masif. Anies memutuskan akan kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti awal pandemi Corona di RI.

"Kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu, bukan lagi masa transisi, tapi PSBB awal dulu," ujar Anies dalam video yang disiarkan Pemprov DKI Jakarta, Kamis (9/9/2020).

Menurutnya, kembalinya PSBB ke tahap awal itu karena kondisi Jakarta sudah mengkhawatirkan. Rem darurat ini mulai berlaku pada 14 September mendatang.

"Kami sampaikan malam ini sebagai ancang-ancang, mulai Senin 14 September kegiatan perkantoran yang non esensial diharuskan melaksanakan kegiatan bekerja dari rumah, bukan kegiatan usahanya yang berhenti tapi bekerja di kantornya yang ditiadakan, kegiatan usaha jalan terus, tapi kegiatan perkantoran di gedungnya yang tidak diizinkan," ujarnya.

Efek Samping Vaksin Covid-19, Ada yang Pingsan di Jateng

Efek Samping Vaksin Covid-19, Ada yang Pingsan di Jateng

Jakarta, CNBC Indonesia- Efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Covid-19 terus menjadi perhatian masyarakat yang menantikan giliran untuk vaksin. Sebuah efek samping pingsan pasca vaksin Covid-19 ditemukan di Jawa Tengah. Selain itu juga ada mual, mata merah, hingga bengkak.

Baca Selengkapnya
WNA yang Ajak Bule Datang ke Bali saat Pandemi Dideportasi

WNA yang Ajak Bule Datang ke Bali saat Pandemi Dideportasi

DENPASAR - Cuitan Kristen Gray yang mengundang orang datang ke Bali saat pandemi akhirnya berbuntut dideportasinya wanita asal USA itu. Keputusan itu diambil Kanwil Kemenkumham Bali setelah melakukan pemeriksaan,m Selasa (19/1/2021).

Baca Selengkapnya
Pandemi Percepat Perubahan Cara Orang Berbelanja Online

Pandemi Percepat Perubahan Cara Orang Berbelanja Online

Jakarta, CNN Indonesia -- Belanja online diklaim meningkat sepanjang 2020 di tengah pandemi Covid-19. Peningkatan tersebut hampir 20 persen dari tahun sebelumnya.

 

Baca Selengkapnya
Jokowi Bermimpi: RI Bisa Melompat Tinggi dalam Kondisi Krisis

Jokowi Bermimpi: RI Bisa Melompat Tinggi dalam Kondisi Krisis

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah saat ini tidak hanya ingin keluar dari krisis melainkan juga melakukan lompatan besar pascakrisis.

Baca Selengkapnya
Jokowi Usai Divaksin Corona: Enggak Terasa Sama Sekali

Jokowi Usai Divaksin Corona: Enggak Terasa Sama Sekali

Presiden Jokowi akhirnya sudah resmi divaksin corona Sinovac. Jokowi disuntik vaksin corona di Istana Merdeka, Rabu (13/1).

Baca Selengkapnya
Critical Eleven, Periode Genting Rawan Kecelakaan Pesawat

Critical Eleven, Periode Genting Rawan Kecelakaan Pesawat

Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga menit setelah lepas landas dan delapan menit sebelum mendarat yang dikenal dengan istilah Plus Three Minus Eight atau critical eleven merupakan momen kritis dalam penerbangan pesawat. Pada kisaran momen itu Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1).

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Blog
Icon