Link Data Bocor di Medsos, Tokopedia Klaim Bukan Kasus Baru
Blog
06 July 2020

Link Data Bocor di Medsos, Tokopedia Klaim Bukan Kasus Baru

Jakarta, CNN Indonesia -- Tokopedia mengklaim jutaan data pengguna yang bocor di media sosial (medsos) bukanlah data baru. Pihaknya juga akan menyeret penyebar ke ranah hukum.


"Kami menyadari bahwa pihak ketiga yang tidak berwenang telah mem-posting informasi secara ilegal di media sosial dan forum internet terkait cara mengakses data pelanggan kami yang telah dicuri," kata VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak, dalam keterangan tertulisnya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (5/7).

"Kami ingin menegaskan bahwa ini bukanlah upaya pencurian data baru dan informasi password pengguna Tokopedia tetap aman terlindungi di balik enkripsi," imbuhnya.

Sebelumnya, lembaga riset siber CISSReC pada Sabtu (4/7) menemukan link atau tautan yang berisi 91 juta data pengguna Tokopedia yang disebar di salah satu grup di Facebook dan bisa diunduh secara bebas.

Kepala CISSReC Pratama Persadha menyebut tautan yang sudah dibagikan secara cuma-cuma sejak Jumat (3/7) tersebut berasal dari salah satu akun bernama @Cellibis, yang mengaku membelinya di darkweb seharga US$5 ribu (Rp70 juta), di forum Raidsforum.

Pada Mei, 91 juta data pengguna Tokopedia dinyatakan bocor dan menyebar di darkweb. Data itu berupa user ID, email, nama lengkap penguna, tanggal lahir, jenis kelamin, nomor ponsel, dan password yang masih ter-hash atau tersandi. Data yang bocor ini dijual dengan harga US$5 ribu.

Nuraini melanjutkan bahwa pihaknya meminta penghapusan data yang tersebar itu karena merupakan pelanggaran hukum.

"Kami telah melaporkan hal ini ke pihak kepolisian dan juga mengingatkan seluruh pihak untuk menghapus segala informasi yang memfasilitasi akses ke data yang diperoleh melalui cara yang melanggar hukum," ucapnya.

Sebagai tindak lanjut, kata dia, Tokopedia sudah berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak berwenang terkait pencurian data ini.

"Dan telah menerapkan langkah-langkah keamanan sesuai standar internasional. Kami juga telah mengarahkan pengguna kami atas langkah-langkah lebih lanjut yang harus mereka ambil untuk memastikan perlindungan data pribadi mereka," tandas Nuraini.

 

sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200705233414-185-521145/link-data-bocor-di-medsos-tokopedia-klaim-bukan-kasus-baru

Tenang, Sinyal Emas Bakal Meroket Sudah Keliatan, Siap-siap!

Tenang, Sinyal Emas Bakal Meroket Sudah Keliatan, Siap-siap!

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas perlahan mulai menanjak lagi sejak Rabu lalu setelah ambrol lebih dari 5% pada Selasa (11/8/2020). Pada perdagangan Kamis kemarin (13/8/2020), pukul 16:43 WIB, harga emas diperdagangkan di kisaran US$ 1.930,64/troy ons, menguat 0,6% di pasar spot, melansir data Refinitiv.

Baca Selengkapnya
Sputnik V, Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia dari Rusia

Sputnik V, Vaksin Covid-19 Pertama di Dunia dari Rusia

Moskow: Sputnik V merupakan nama vaksin virus korona (covid-19) yang telah disetujui Presiden Vladimir Putin. Nama tersebut nantinya akan digunakan untuk pasar luar negeri.

Nama vaksin itu diambil dari satelit pertama Rusia yang meluncur ke luar angkasa.

Baca Selengkapnya
BMKG Ungkap Penyebab Awan Arcus Bak Tsunami di Aceh

BMKG Ungkap Penyebab Awan Arcus Bak Tsunami di Aceh

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena awan hitam yang berbentuk seperti gelombang tsunami di kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya merupakan fenomena awan Arcus.

Baca Selengkapnya
Kenapa Jokowi Minta Pemda Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19?

Kenapa Jokowi Minta Pemda Sanksi Pelanggar Protokol Covid-19?

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kepada setiap kepala daerah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk mengeluarkan aturan terkait penerapan protokol kesehatan.

Baca Selengkapnya
Yang Telah Diketahui dari Ledakan Besar di Lebanon

Yang Telah Diketahui dari Ledakan Besar di Lebanon

Ledakan besar mengguncang ibu kota Lebanon Beirut pada Selasa (4/8). Usai ledakan, kebakaran melanda lokasi kejadian yang begitu dekat dari pelabuhan di Beirut.

Insiden nahas tersebut, sejauh ini telah menyebabkan 78 orang tewas dan melukai lebih dari 4.000 lainnya.

Baca Selengkapnya
BPPT: Telemedicine untuk Tekan Covid-19 di RI Belum Sempurna

BPPT: Telemedicine untuk Tekan Covid-19 di RI Belum Sempurna

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengatakan pihaknya tengah memperbaiki infrastruktur alat pelayanan medis jarak jauh atau Telemedicine agar bisa diimplementasikan di seluruh rumah sakit maupun puskesmas di Indonesia demi menyembuhkan pasien virus corona Covid-19.

Baca Selengkapnya
Lihat Semua Blog
Icon